Bacaan Surat An Naba Latin, Beserta Arti dan Keistimewaannya

Surat An-Naba Ayat 1-40: Bacaan Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya |  Indozone.id

Surat an naba latin termasuk dalam surah ke-78 yang terkandung dalam susunan Mushaf Al-Quran, surah tersebut berisi tentang keimanan terkait dengan hari kiamat dan juga rangkaian kejadian pada hari yang luar biasa tersebut. Lantas, bagaimana surat an naba dalam bahasa latin dan juga artinya yang bisa dibacakan? Mari simak informasi berikut ini.

  • Mengenal Surat An Naba

Surat an naba latin memang tergolong dalam surah yang diturunkan dari Makkah atau surat Makiyah. Nama lain yang dimilikinya adalah Amma Yatasaa Aluun atau yang diambil dari tiga kata awalan pada ayat pertamanya.

An-Naba dalam bahasa Arab adalah berita yang besar dan maksud pada hari kiamat termasuk salah satu rukun Islam. Hal ini dikarenakan oleh Asbabun Nuzul atau turun yang berkaitan dengan pertanyaan orang kafir Makkah mengenai orang Islam.

Saat Rasulullah SAW menyinggung terhadap hari kiamat, para kafir yang dikenal untuk Quraisy mengingkari janji tersebut. Lantas, turunlah surat yang dimaksudkan dan menjelaskan rangkaian kejadian pada hari kiamat.

  • Surat An Naba untuk Ayat 1-5

Surat an naba latin untuk ayat satu sendiri memiliki bacaan amma yatasā`aluun dan memiliki arti terkait apakah mereka bisa bertanya-tanya?

Ayat dua memiliki bacaan anin-nabail-‘aẓīm dengan arti terkait apakah berita yang besar? Selanjutnya, ayat ketiga berisi jawaban allażī hum fīhi mukhtalifun dengan arti apa yang mereka selisihkan tentang ini.

Ayat selanjutnya adalah kallā saya’lamuun yang memiliki arti sekali-kali tidak, mereka akan tahu. Tsumma kallā saya’lamuun yang artinya adalah selanjutnya sekali-kali tidak dan mereka akan mengetahui itu.

  • Surat An Naba Ayat 6-10

Alam naj’alil-arḍa mihādā yang memiliki makna bukankah bumi telah kami jadikan sebagai hamparan selama ini? Ayat selanjutnya adalah wal-jibāla autādā atau juga gunung sebagai pasak?

Ayat delapan berisi bacaan latin wa khalaqnākum azwājā dengan arti kami telah menjadikan kamu untuk berpasang-pasangan. Wa ja’alnā naumakum subātā dan artinya adalah tidurmu juga telah dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat.

Wa ja’alnal-laila libāsā artinya adalah malam telah kami jadikan tempat sebagai pakaian. Begitulah beberapa ayat yang bisa dikenali dalam surat tersebut.

  • Pokok Kandungan dari Surat An-Naba

Adapun beberapa pokok dari kandungannya adalah untuk menjelaskan pengingkaran dari orang-orang musyrik terhadap hari kebangkitan. Surat tersebut juga dijadikan sebagai penegasan bahwa kekuasaan Allah yang terlihat melalui alam ini berasal dari hari kebangkitan.

  • Peristiwa Pada Hari Kebangkitan

Jika diperhatikan lebih lanjut, surat tersebut memang berfokus pada hari kebangkitan dan azab yang diterima oleh orang-orang dengan perbuatan mendustakan. Sebaliknya, kebahagiaan bisa diterima oleh orang-orang mukmin di akhirat kelak.

  • Keistimewaan dari Surat An Naba

Surat An-Naba memang termasuk dalam bagian Al-Mufashshal yang telah diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Beliau juga memperoleh keistimewaan dibandingkan para pengikutnya yang terdahulu.

  • Berkunjung ke Baitullah

Nyatanya, keistimewaan yang tidak boleh dilewatkan adalah dapat dijadikan sebagai wasilah saat berkunjung ke Baitullah atau pergi haji. Anda yang ingin mempersiapkan perjalanan tersebut tentunya bisa ikut memperoleh keistimewaan ini.

  • Terhindar dari Bahaya

Allah bisa menghisab pembacanya dengan mudah, bahkan menghindarkannya dari kutu maupun untuk mendapatkan kekuatan besar. Hisabnya di hari kiamat adalah hanya sekitar satu rakaat untuk memperoleh kehebatan besar.

Demikianlah informasi untuk surat an naba latin yang dapat dipelajari. Tidak hanya membacakannya saja, nyatanya Anda bisa mengenal makna dan pokok kandungan yang ada di dalamnya.