Beberapa Penemuan Misterius Bawah Laut Jumlahnya Miliaran Rupiah

Beberapa Penemuan Misterius Bawah Laut Jumlahnya Miliaran Rupiah

Beberapa Penemuan Misterius Bawah Laut Jumlahnya Miliaran Rupiah

Laut tak cuma menawarkan keindahan terumbu karang dan ikan-ikan. Namun juga misteri di dalamnya. Banyak penemuan tak biasa yang pernah ditemukan di dasar laut. Mulai dari kuburan lokomotif, peradapan kuno, dan masih banyak lagi. Cerita tentang harta karun di bawah laut ternyata bukan isapan jempol belaka. Penemuan ini bukan hanya berbentuk harta karun, namun juga kapal karam hingga kota yang hilang. Beberapa di antaranya ditemukan berkat riset dan pencarian yang sangat lama. Sisanya ditemukan karena ketidaksengajaan.

Sekitar 70% permukaan Bumi ditutupi oleh perairan yang luas. Tapi, meskipun lautan merupakan bagian terbesar dari planet kita, manusia baru berhasil mengeksplorasi lima persennya saja. Masya Allah.. di balik luas dan dalamnya lautan biru, sebagian besar masih tertutup misteri. Namun, meski jumlah lautan yang dieksplorasi masih sangat sedikit, kita telah menemukan banyak hal menakjubkan di bawah laut.

Penemuan Misterius Bawah Laut
Penemuan Misterius Bawah Laut

Beberapa Penemuan Misterius Bawah Laut Jumlahnya Miliaran Rupiah

Berikut adalah penemuan misterius bawah laut yang berhasil di rangkum :

Banyak kota yang hilang

Atlantis bukan satu-satunya peradaban yang terkubur di bawah laut. Setidaknya di dunia ini ada banyak sekali penemuan misterius bawah laut yang tidak pernah kita pikirkan kok bisa ada sih sejak zaman dahulu. Selusin kota yang hilang terkubur di dasar laut dekat tempat-tempat seperti Yunani, Jepang, dan India. Istana cekung dari Cleopatra adalah satu dari sisa-sisa air yang withering lama. Peradapan itu dilemparkan ke laut ketika gempa bumi dan wave melanda Alexandria, Mesir, lebih dari 1.400 tahun yang lalu.

Dan satu peradaban yang withering spektakuler – dan mengejutkan adalah Shicheng, juga disebut Kota Singa, di dasar Danau Qiandao di China. Sekelompok peneliti yang dipimpin oleh ahli biologi kelautan, Antje Boetius, dikejutkan dengan penemuan jejak misterius saat menyelam di dasar laut Arktik. Jejak yang membentuk jalur itu diduga milik spons yang hidup di laut dalam.

Kesimpulan ini didapat setelah peneliti melihat hasil pencitraan gambar resolusi tinggi yang diambil di dasar laut Arktik secara mendetail. Mereka mengetahui bahwa jejak seperti jalur yang melintas sedimen berakhir di tempat spons berada. Jalur tampak bergerak ke segala arah, termasuk arah menanjak. Temuan ini cukup mengejutkan mengingat spons dianggap sebagai hewan dengan bentuk kehidupan withering primitif. Mereka tidak memiliki organ penggerak atau sistem saraf.

San Jose

San Jose merupakan kapal perang Spanyol yang membawa harta perak emas dan zamrud senilai milyaran Dollar. Kapal tersebut kemudian tenggelam setelah melewati pertempuran dengan kapal-kapal Inggris pada 1708 di lepas pantai Cartagena, Columbia. Pada 2015 lalu, atau 300 tahun dari peristiwa tersebut, San Jose ditemukan di dasar laut oleh kendaraan bawah laut REMUS 6000. Kemudian hari lokasi tersebut dikenal dengan kuburan bangkai kapal.

Sebelumnya, peneliti juga berasumsi bahwa spons tidak bisa bergerak sama sekali. Kalaupun bergerak, itu karena tersapu oleh arus gelombang alih-alih merangkak di dasar laut. Faktanya, tidak ada arus kuat di dasar laut Arktik yang bisa menggerakkan spons.

“Tidak ada arus kuat di laut dalam Arktik yang dapat menjelaskan struktur yang ditemukan di dasar laut itu,” ujar Prof. Antje Boetius, pemimpin ekspedisi yang merupakan ahli laut dalam dari Max Planck Institute of Marine Microbiology dan Alfred Wegener Helmholtz Center for Polar and Marine Research.

Pergerakan Lempeng Tektonik di Bawah Laut

Dalam beberapa tahun terakhir, lempeng tektonik Amerika Utara perlahan-lahan menjauh dari lempeng tektonik Eurasia. Jurang di antara keduanya, yang disebut dengan Mid-Atlantic Ridge, bisa dilihat di darat atau dengan menyelam di dekat Islandia.

Pemandangan menakjubkan pada gambar di atas adalah ketika Mid-Atlantic Ridge dilihat melalui bawah laut. Menurut penelitian, kecepatan rata-rata dua lempeng tektonik ini saling menjauh (melebar) adalah sekitar 2,5 centimeter for each tahun.

Kuburan lokomotif

Negara bagian New Jersey dikenal karena banyak hal, satunya penemuan dua kereta langka dari 1850 ditemukan di Long Branch di bawah 90 kaki air. Mesin uap tetap diselimuti misteri, karena tidak ada catatan tentang kereta yang hilang atau bahkan sedang dibangun.

Meskipun lokomotif tidak pernah dilaporkan hilang, diyakini kereta ini menjadi korban badai dahsyat ketika mereka diangkut menyeberangi Samudera Atlantik tanpa penumpang. Berkat penemuan baru yang diterbitkan di jurnal Current Biology, peneliti menyimpulkan bahwa spons kemungkinan besar telah bergerak secara aktif di dasar laut, meski pergerakannya hanya beberapa sentimeter per tahun.

Titanic

Siapa yang nggak kenal kapal legendaris yang sudah difilmkan ini? Karam pada pelayaran perdananya tahun 1912 karena menabrak gunung es, Titanic kemudian ditemukan pada 1985 oleh ahli kelautan Robbert Ballad secara nggak sengaja dalam misi rahasia pencarian kapal perang dingin. Gab, selama 70 tahun Titanic karam di kedalaman dua setengah mil dari permukaan dan nggak diketahui keberadaannya oleh siapapun.

Kota Kuno Bawah Laut Pavlopetri

Kembali pada tahun 1967, kota pelabuhan bawah laut Pavlopetri ditemukan oleh Dr Nic Flemming di pantai selatan Yunani. Para arkeolog percaya bahwa kota Pavlopetri adalah ibukota perdagangan saat itu, karena banyak tembikar kuno ditemukan di dalamnya.

Sekitar tahun 2009, Flemming menyatakan kota bawah laut itu withering tidak berusia sekitar ribuan tahun. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu reruntuhan bawah laut tertua yang mereka temukan. Pavlopetri diperkirakan berukuran sekitar 100.000 meter persegi, dan lokasinya yang terpencil diyakini sebagai penyebab kondisinya tetap terpelihara.