Makanan Sedap Sumber Protein Tinggi dan Rendah Lemak

Protein sebagai sumber nutrisi penting yang membuat organ, otot, kulit, dan hormon. Badan manusia memerlukan protein untuk jaga dan membenahi jaringan. Sementara, anak-anak memerlukannya untuk proses perkembangan. Gizi ini menjadi salah satunya penyumbang kalori pada makanan, selainnya karbohidrat dan lemak.

 

Riset memperlihatkan bila konsumsi protein sanggup turunkan berat tubuh dan lemak perut sekalian tingkatkan massa dan kemampuan otot. Diet tinggi protein sanggup turunkan tekanan darah, menantang diabetes, dan ada banyak faedah yang lain. Keperluan protein dalam konsumsi kecukupan nutrisi (AKG) untuk wanita 46 gr dan pria 56 gr.

 

Meskipun begitu, banyak pakar kesehatan dan kesehatan mengatakan jika kamu kemungkinan memerlukan protein lebih dari jumlah itu. Untuk menolong kamu saat menentukan sumber makanan berprotein, berikut akan saya sebutkan makanan yang mengandung protein daftar makanan yang mempunyai protein tinggi dan rendah lemak

Makanan Tinggi Protein dan Rendah Lemak

Almond

Kacang almond sebagai makanan tinggi protein dan serat, ditambah vitamin E, mangan, dan magnesium didalamnya. Konsumsi 10 kacang almond dapat menolong penuhi keperluan gizi harian sekalian jaga kesetimbangan berat tubuh. Konsumsi 10 kacang almond dapat memberi 0,25 gr protein. Kalori 15% dalam kacang almond datang dari protein.

 

Dalam penyuguhan 1 ons atau 28 gr, kacang almond dapat sediakan nyaris 6 gr protein dan 3,5 gr serat dan 14 gr lemak sehat yang beberapa besarnya sebagai lemak tidak jemu. Kacang berprotein tinggi yang lain ialah pistachio dan kacang mete. Pasien alergi kacang perlu menghindar makanan ini karena dampak yang diakibatkannya pada badan.

 

Keju Halus atau Cottage

Tipe keju yang ini dipandang sebagai makanan tinggi protein rendah lemak dan kalori. Keju cottage kaya kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, riboflavin (vitamin B2), dan beragam gizi yang lain. Kandungan proteinnya penuhi sampai 69% dari keseluruhan kalori.

 

Secangkir (226 gr) keju halus terbagi dalam lemak rendah sejumlah 1% dan 28 gr protein dan 163 kalori. Tipe keju tinggi protein yang lain ialah keju parmesan (38%), keju swiss (30%), mozzarella (29%), dan cheddar (26%).

 

Susu

Susu sebagai sumber protein berkualitas tinggi, kaya kalsium, fosfor, dan riboflavin (vitamin B2). Bila ingin batasi konsumsi lemak, pilih susu yang rendah atau 0 lemak. Kandungan protein pada susu itu simpan ukuran 21% dari keseluruhan kalori. Secangkir susu sapi terbagi dalam 8 gr protein dan 149 kalori. Sementara, orang yang alergi kandungan laktosa dapat konsumsi secangkir susu kedelai yang memiliki kandungan 6,3 gr protein dan 105 kalori.

 

Daging Sapi Tanpa Lemak

Daging sapi tanpa lemak tinggi sekali protein dan zat besi, vitamin B12, dan gizi penting yang lain. Kandungan protein dalam daging sapi ini adalah 53% dari keseluruhan kalori. Satu jatah 3 ons (85 gr) steak sirloin tanpa lemak memiliki kandungan 25 gr protein dan 186 kalori. Kamu dapat memperoleh daging sapi tanpa lemak dari sisi potongan tenderloin, T-bone, tenderloin atas, trip-tip, dan flat-half brisket.

 

Tuna

Ikan tuna sebagai salah satunya sumber makanan laut yang kaya gizi protein. Kandungan protein dalam ikan tuna ialah 84% dari keseluruhan kalori (tuna yang di kaleng di air). Satu kaleng (142 gr) ikan tuna memiliki kandungan 27 gr protein dan 128 kalori. Makanan tinggi protein dan rendah lemak ini populer akan faedah omega 3 didalamnya.

 

Ikan (semua tipe)

Makanan laut berbentuk ikan dari beragam tipe rerata mempunyai kandungan protein yang tinggi. Seperti ikan salmon yang punyai protein sejumlah 22% dan cuman 175 kalori dari berat 3 ons (85 gr).

 

Yoghurt Yunani atau Yoghurt Kental

Selainnya dikenali sebagai makanan dengan struktur yang halus, yoghurt yunani dikatakan sebagai makanan tinggi protein dengan kandungannya yang penuhi 69% dari keseluruhan kalori. Satu tempat 6 ons (170 gr) yoghurt ini simpan 17 gr protein dan 100 kalori. Untuk memaksimalkan faedahnya, pilih yoghurt tanpa tambahan gula. Kamu dapat memperoleh jumlah protein yang serupa tingginya pada produk yoghurt full-fat (dengan lemak) tetapi jumlah kalorinya dipandang semakin tinggi.